Terus Buktikan Janjimu Obama

deng tamang-tamang

deng tamang-tamang

Janji Obama untuk melakukan perubahan ketika terpilih menjadi presiden, sekarang mulai ditagih. Tagihan itu terutama, gencar datang dari Dunia Islam – maklum selain issue krisis perekonomian Amerika yang berdampak pada krisis finansial global, issue perdamian Dunia Barat dan Islam masuk dalam jajaran issue utama Obama saat kampanye, dibalik tampilannya di publik saat kampanye maupun pengambilan sumpah memakai nama asli “Barrack Husein Obama”, sehingga mampu menghubungkan dirinya dengan dunia islam. Seakan ingin merealisasikan tagihan janji kampanyenya, pasca pengambilan sumpah. Presiden AS ke – 44 ini, langsung menandatangani surat perintah penutupan penjara militer yang berada di pangkalan laut militer AS di laut guantanamo, kuba. Yang biasa disebut penjara guantanamo atau gitmo. Baginya penutupan penjara gitmo merupakan prioritas utama 100 hari kepemimpinannya.
Selanjutnya, Obama langsung bergerak cepat dalam menyikapi konfilk kemanusiaan Israel – palestina, yang berlangsung selama 22 hari kemarin. Walau dalam pidato inagurasinya tak banyak menyinggung agresor biadab Israel di jalur gaza, namun keinginan akan perdamaian di jalur gaza tetaplah tinggi. terbukti di hari pertama kepemimpinannya, langkah diplomatik langsung ia tunjukan, dengan menelepon Presiden Palestina; Mahmud Abbas, perdana menteri Israel; Ehud Olmert, Presiden Mesir Hosni Mubarak, dan Raja Abdullah II dari Yordania. Tak hanya itu, obama pun meminta pemimpin militer amerika mendorong rencana tambahan yang diperlukan untuk menarik pasukannya dari Irak.
Kemarin, Obama memerintahkan George Mitchaell, Utusan pertama di timur tengah yang baru ditunjuknya. Bergerak cepat mencapai kemajuan perdamaian antara Israel dan palestina. Baginya, saat ini adalah waktu yang tepat untuk kembali ke meja negosiasi. Obama juga berencana memasukan agenda 100 hari pertama pemerintahannya, dengan cara berkunjung ke Dunia Islam dan memberikan pidato secara langsung dari ibu kota sebuah Negara Muslim – Mungkin yang dimaksud pertama adalah Jakarta.
Nah, inilah saat yang tepat bagi obama menunjukan kualitasnya selaku pemimpin Amerika bervisi besar, yang bertumpu pada cita-cita the new order. Peletak Langkah telah mampu ia tunjukan. 100 hari pemeritahannya kedepan adalah starting poin yang menentukan. karya nyata, dengan Kembalikan citra Amerika sebagai Negara yang toleran – pluralis, adil terhadap semua golongan, keturunan etnis dan agama sangat dinanti oleh dunia yang pro perubahan Obama. Sehingga ratusan juta penduduk bumi berani mengatakan, Obama memang beda dengan pendahulunya – George W. Bush, Jr.

Mahasiswa Fisip
Universitaas Pattimura Ambon
Wasekum Bidang
Partisipasi Pembangunan Daerah (PPD)
HMI Cabang Ambon
Periode 2008-2009.

Pesan perubahan pada tata dunia baru, mampu menyihir jutaan Rakyat Amerika. Tak ayal, Obama mampu mendulang suara pemilih yang begitu besar dari sihiran tersebut. Dia pun seperti “nabi baru” yang menebarkan harapan pada masa depan. Dengan kepiawaiannya, dia mampu keluar dari tekanan, ancaman, dan serangan yang kuat dari para rival politiknya (Kaum konservatif, Partai Republic). Seakan ingin menunjukan pada rival politknya “ bahwa Rakyat Amerika berpihak padanya”, ia tetap fokus mengajak rakyatnya bersama-sama melakukan perubahan, dan tak sekalipun membalas semua tudingan miring yang datang padanya. Sikap positif dan transendenlah yang selalu dia tunjukan.

Tinggalkan sebuah Komentar

Belum ada komentar.

Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.